Minggu, 02 Maret 2014

Cara mengetahui Lag Optimum (Lag Length Criteria)

Dalam melakukan regresi model seperti ECM, VAR, VECM dsb, kita sering dihadapkan untuk pemilihan jumlah Lag yang digunakan untuk mengolah data tersebut, lag optimum merupakan cara untuk memilih seberapa besar jumlah LAG yang kita gunakan dalam penelitian tersebut sebelum melakukan uji kointegrasi, granger causality, VAR dan VECM.... sehingga pemilihan jumlah lag optimum sangat diperlukan agar kita memeproleh hasil yang lebih baik...
Berikut merupakan cara memilih Lag Optimum dari suatu model..


  • buka eviews 7
  • input data seperti biasa
  • kemudian klik semua variabel yang digunakan
  • klik kanan, open => as VAR, ok

  • setelah keluar hasil dari VAR seperti di bawah ini klik view => Lag Structure => length lag criteria



  • maka akan terlihat output seperti berikut



  • dari hasilnya akan terlihat, pada lag berapa yang paling banyak tanda *,  pada uotput di atas  tanda * terbanyak ada di lag 4, maka itu artinya lag yang kita hunakan untuk pengolahan data selanjutnya menggunakan LAg 4.
demikianlah cara untuk menentukan lag optimum dalam suatu penelitian,,,
semoga dapat membantu...

Jangan lupa beri masukan agar tulisan ini bisa diperbaiki bersama..

Terimakasih telah berkunjung :-)

15 komentar:

Unknown mengatakan...

Terimakasih. Cukup tercerahkan. Tapi kalau hasilnya seri, ada dua bintang pada lag 1 dan dua bintang pada lag 3 bagaimana (dengan catatan sisa keduanya mencar2).

Jul Fahmi Salim mengatakan...

Sabrina Fitria : Terima kasih mbak sudah berkunjung. untuk uji lag kriteria yang mempunyai hasil lebih dari satu lag yang terpilih, sebaiknya pilih lag dengan nilai AIC lebih rendah mbak.

Unknown mengatakan...

makna lag di sini apa y? sama gak dengan lag pada ACF?

Unknown mengatakan...

artikelnya sangat bermanfaat,,
saya mau tanya,,
data harus stasioner dulu--> menentukan lag optimum..

yang mau saya tanyakan :
jika variabel saya ada 2 yaitu pdrb dan ipm,,, artinya keduanya harus stasioner dulu kan,,
apakah data yang digunakan untuk menentukan lag optimum harus gunakan data yang stasioner atau yang belum stasioner ya...

Unknown mengatakan...

artikelnya sangat membantu...terima kasih sudah sharing :)

Unknown mengatakan...

jika terdapat tiga model, apakah lag maksimum harus sama di setiap tiga model tersebut?

Unknown mengatakan...

Selamat malam.. kalau tanda bintangnya paling banyak di lag ke 0.gimana yah mas? krena setau saya lag optimum min 1. itu kendalanya di mana yah mas? terima kasih

Unknown mengatakan...

Terima kasih postingannya sangat informatif.
Mau tanya mas, saya kan pake 3 variabel bebas 1 variabel indepen. setelah uji unit root pada tingkat level hanya 3 variabel yang stasioner yaitu variabel dependen dan 2 variabel independen. yang ingin saya tanyakan adalah apakah kalau ada 1 variabel yang tidak stasioner pada level masih bisa memakai ECM sebagai alat analisisnya ? ataukah pakai alat analsis lain.
Terima kasih.
Mohon informasinya.

Unknown mengatakan...

Ebook Data Panel EVIEWS 9
Merupakan Tutorial Data Panel Menggunakan EVIEWS 9 Terdiri Data Panel Dan Data Panel Dengan Koefisien Cross Section Yang Dilengkapi Uji Chow, Hausman, LM Dan Asumsi Klasik Regresi Meliputi Multikolinieritas, Heterokedasitisitas, Autokorelasi.
Link Download
goo.gl/xhb133
goo.gl/Y3NIjq

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...

Tks. sangat membantu.

Unknown mengatakan...

cara menenytukan panjang lag bagaimana gan? Mohon bantuannya

Unknown mengatakan...

Mas mau tanya, kalau saya tidak tau variabel saya perlu pakai lag atau tidak, dan di jurnal juga tidak dituliskan karena saya pakai rumus yg berbeda dg jurnal.
Bagaimana cara kita tahu sebuah variabel mengalami lag atau tidak?
Saya menggunakan variabel equity bank.

Nanda mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Nanda mengatakan...

Saya juga mengalami hal yg sama kirakira bagaimana ya ? Kendalanya dimana :(